di suatu masa…
saat aku masih tenggelam dalam arus duniawi
yang tak lagi peduli akan nasib diri
yang tak lagi takut akan azab yang sedang menanti
terombang-ambing mencari jati diri

kelalaian-kelalaian terus ku lakukan
kesia-siaan jadi rutinitas harian
syari’at-Mu kuremehkan
perintah-Mu ku abaikan
larangan-Mu tak kuhiraukan

hingga kemurahan-Mu menghampiriku
Engkau angkat aku dari jurang kebodohan
Engkau kenalkan aku dengan indahnya ilmu
Engkau rengkuh aku dalam nikmatnya hidayah-Mu
hingga sempat kucicipi manisnya iman
kelezatan tak terkira dalam cinta-Mu

Ya Robbi…
dengan tergopoh aku berlari menuju pintu-Mu
dengan berurai air mata kumengemis ampunan-Mu
dengan hati yang hancur ku bersimpuh di hadapan-Mu

Ya Allah…
ampuni aku yang kembali terlena
terbuai rasa aman yang melalaikan
tertipu oleh secuil dunia yang melenakan
hingga dosa-dosa kembali kuremehkan
syukur makin jarang ku senandungkan
do’a tak lagi jadi kidung di setiap malam

Ya Allah…
kini kusadar telah menuai buahnya
lantunan ayat suci tak lagi menyentuh hati
untaian nasihat tak lagi menggugah jiwa
dzikir bukan lagi penggetar hati
bila diri ini merasa suci
tak ada lagi kemuliaan yang dimiliki

Ya ilahi..
tak kutemukan jalan selain jalan-Mu
tak kulihat pilihan kecuali kembali pada-Mu
tunduk terhina di hadapan-Mu…