Membuat Database dan Tabel di SQL

  • Langkah-langkah Membuat Database dan Tabel menggunakan SQL :
  1. Dari Windows Desktop, silahkan Anda klik menu Start > All Programs > Microsoft SQL Server > Query Analyzer
  2. Selanjutnya akan tampil tampilan sbb :

 

  • Silahkan Anda pilih nama SQL Server yang ada, namun dalam hal ini Anda gunakan default SQL Server yang sudah ada. Untuk praktikum, Anda langsung saja klik tombol OK.
  • Setelah Anda klik tombol OK, maka selanjutnya akan tampil tampilan Query Analyzer sbb :

 

Catatan : Pada kotak dialog Query Analyzer-lah, Anda membuat perintah-perintah DDL maupun DML.

 

  1. Pada kotak dialog di atas, silahkan Anda membuat database dengan cara ketikkan pernyataan di bawah ini :

create database d_latih     /* Membuat database dengan nama d_latih */

go

Catatan : ingat setiap kali Anda selesai mengetikkan keyword (kata kunci) “go” lalu tekan tombol ENTER kemudian silahkan tekan F5

4.        Silahkan jalankan query Anda dengan cara tekan F5

Catatan : Jika Anda sudah menekan F5 maka akan keluar komentar dari query yang sudah Anda buat (hasil dari langkah 3). Jika ternyata komentar yang diberikan oleh SQ Server ada pernyataan yang berwarna merah artinya query Anda belum berhasil (masih ada yang error), untuk itu silahkan perbaiki dulu !

  1. Langkah selanjutnya yaitu membuat tabel tmhs di dalam database d_latih. Namun terlebih dahulu aktifkan database Anda. Untuk mengaktifkan database yang sudah pernah kita buat, silahkan Anda ketikkan pernyataan di bawah ini :

use d_latih       /* mengaktifkan database d_latih */

go

  1. Silahkan jalankan query Anda dengan cara tekan F5

 

  1. Selanjutnya untuk membuat table tmhs, silahkan Anda ketikkan pernyataan di bawah ini :

create table tmhs

(nim char(5) not null,

nama char(10),

alamat char(15))

go

Catatan :

Pernyataan di atas berarti bahwa Anda membuat table dengan nama tmhs dimana atribut/field yang disertakannya yaitu nim dengan jenis data char, length/size-nya 5 dan not null (datanya harus diisi/tidak boleh kosong). Atribut/field yang lainnya yaitu nama dan alamat.

  1. Silahkan jalankan query Anda dengan cara tekan F5
  1. Selanjutnya untuk membuat table tmk, silahkan Anda ketikkan pernyataan di bawah ini :

create table tmk

(kode_mk char(5) not null,

nama_mk char(15),

sks char(2),

semester char(2))

go

 

  1. Selanjutnya untuk membuat table tdosen silahkan Anda ketikkan pernyataan di bawah ini :

create table tdosen

(kode_ds char(5) not null,

nama_ds char(10))

go

  1. Silahkan jalankan query Anda dengan cara tekan F5

2.       Nilai Default

Contoh dari pemberian nilai default untuk atribut/field kota pada table pelanggan :

create table pelanggan

(kode_pelanggan char(5) not null,

nama_pelanggan char(15) not null,

kota_pelanggan char(15) not null default ‘Palembang’)

go

Silahkan jalankan query Anda dengan cara tekan F5

Contoh berikut ini akan dibuat table pelanggan_1 dengan nilai atribut/field kode_pelanggan yang dimulai dengan nilai 5 dengan step 1 :

create table pelanggan_1

(kode_pelanggan int identity(5,1),

nama_pelanggan char(15) not null)

go

3.       Atribut/field Hasil Perhitungan

Contoh desain table transaksi dimana pada struktur table-nya terdapat field total_trans yang merupakan hasil dari perhitungan dari field hrg_trans dengan jumlah_trans :

create table transaksi

(id_trans char(2),

tgl_trans datetime,

hrg_trans int,

jml_trans int,

total_trans as hrg_trans * jml_trans)

go

4.       Constraint

Constraint adalah istilah yang digunakan dalam menerapkan Integritas Data (Data Integrity) pada suatu database. Integrity Data adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kebenaran data di dalam suatu file database.

  1. a.        Constraint Primary Key

Constraint Primary Key hanya diperbolehkan menggunakan satu Constraint Primary Key dalam satu table dan atribut/field yang terlibat, jangan mengandung nilai NULL.

Contoh dari format penulisan Constraint Primary Key :

create table barang

(kode_brg char(7),

nama_brg char(15),

hrg_sat int,

Constraint primari_kode_brg Primary Key(kode_brg))

go

Jika primary key terdiri atas banyak field (Multiple Field), misalnya key yang digunakan adalah kode_brg dan nama_brg maka penulisan constraint adalah sebagai berikut :

create table barang_1

(kode_brg char(7),

nama_brg char(15),

hrg_sat int,

Constraint primari_kode_nama_brg Primary Key(kode_brg, nama_brg))

go

  1. b.        Contraint Foreign Key

Foreign Key (FK) adalah atribut/field pada sebuah table yang menunjukkan bahwa atribut/field tersebut Primary Key pada table yang lain.

Contoh dari format penulisan constraint Foreign Key pada table transaksi_1 dengan primary key id_trans dengan table referensi yaitu faktur dengan field kunci no_faktur.

Terlebih dahulu buatlah table referensi yaitu faktur dengan design table sebagai berikut :

create table faktur

(no_faktur char(2),

tgl_faktur datetime,

kode_faktur char(3),

Constraint primari_no_faktur Primary Key(no_faktur))

go

Selanjutnya buat table transaksi_1 dengan design table sebagai berikut :

create table transaksi_1

(id_trans char(2),

tgl_trans datetime,

kode_faktur char(2),

hrg_trans int,

jml_trans int,

Constraint foreign_kode_faktur Foreign Key(kode_faktur)

references faktur(no_faktur))

go

  1. c.         Constraint Unique

Constraint Unique fungsinya hampir sama dengan Constraint Primary Key, hanya untuk  Constraint Unique boleh menggunakan lebih dari satu Constraint Unique dalam satu table dan atribut/field yang terlibat, dapat mengandung nilai NULL

Berikut ini adalah contoh dari format penulisan constraint unique pada table barang_2 dengan unique kode_brg :

create table barang_2

(kode_brg char(3),

nama_brg char(15),

hrg_sat int,

Constraint unique_kode_brg unique(kode_brg))

go

Jika kuncinya terdiri atas banyak field (Multiple Field), misalnya key yang digunakan adalah kode_brg dan nama_brg maka penulisan constraint unique adalah sebagai berikut

create table barang_3

(kode_brg char(3),

nama_brg char(15),

hrg_sat int,

Constraint unique_kode_nama_brg unique(kode_brg,nama_brg))

go

  1. d.        Constraint Check

Constraint check digunakan untuk menjamin bahwa nilai atribut/field berada dalam range nilai tertentu

Contoh dari format penulisan constraint check pada table barang_4 dengan field jml yang datanya berkisar dari 0 sampai 5, yaitu :

create table barang_4

(kode_brg char(3),

nama_brg char(15),

jml int,

Constraint check_jml check (jml >= 0 and jml <= 5))

go

About these ads